Pengelolaan sampah di Kecamatan Balikpapan Tengah masih menghadapi persoalan berupa belum meratanya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah, belum optimalnya operasional bank sampah, serta terbatasnya pemanfaatan sampah organik dan anorganik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui penguatan pemahaman, praktik bank sampah, dan pemanfaatan sampah yang masih dapat diolah. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, melalui tiga bentuk kegiatan, yaitu edukasi sistem pengelolaan sampah, program bank sampah, serta pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos. Edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi mengenai jenis sampah, pemilahan dari sumber, prinsip 3R, serta alur pengelolaan sampah. Program bank sampah dilaksanakan melalui praktik pengumpulan, pemilahan, penimbangan, pencatatan, dan penyaluran sampah terpilah. Pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos dilakukan melalui praktik pemanfaatan sampah anorganik dan pengolahan sampah organik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana dengan keterlibatan masyarakat dan pengelola bank sampah. Indikator pelaksanaan berupa terlaksananya edukasi, praktik pengelolaan bank sampah, daur ulang, dan pengolahan kompos dapat dicapai. Keberlanjutan diarahkan melalui pemilahan dan penyetoran sampah secara rutin, pencatatan kegiatan, pengolahan sampah, serta koordinasi antara masyarakat, pengelola, pemerintah, dan mitra terkait.
Copyrights © 2026