Program PJOK KKN dilaksanakan untuk merespons rendahnya kebiasaan berolahraga dan terbatasnya akses aktivitas fisik terstruktur di masyarakat desa. Kegiatan yang dilakukan meliputi senam sehat, edukasi literasi fisik, dan pembiasaan perilaku hidup bersih di sekolah melalui metode demonstrasi. Data diperoleh melalui angket literasi fisik yang dibagikan oleh mahasiswa KKN kepada Masyarakat peserta kegiatan. Jumlah responden mencapai 1.235. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai manfaat olahraga berada pada kategori baik, namun perilaku aktif belum terbentuk secara konsisten. Sebagian besar responden hanya berolahraga satu hingga dua kali per minggu, dan 13,36% tidak pernah berolahraga. Indikator pengetahuan menjadi aspek paling kuat, sementara motivasi, kepercayaan diri, dan kebiasaan aktif merupakan aspek yang paling lemah. Analisis per item juga memperlihatkan kesenjangan yang jelas antara pemahaman dan praktik aktivitas fisik. Pelaksanaan program PJOK KKN memberikan wadah aktivitas fisik yang mudah diikuti, mendorong partisipasi warga, dan memperkuat dukungan sosial sebagai faktor penting dalam perubahan perilaku. Kegiatan ini dapat menjadi dasar pengembangan program rutin bagi masyarakat desa
Copyrights © 2026