Masa pemuda merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap perubahan emosional, sosial, dan spiritual, sehingga memerlukan kemampuan manajemen emosi yang baik. Berdasarkan observasi awal di GPDI El-Shaddai Natar, ditemukan bahwa sebagian pemuda dan pemudi masih mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, seperti mudah marah, tersinggung, cemas, dan kurang mampu menyampaikan perasaan secara sehat. Oleh sebab itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan manajemen emosi melalui pendekatan bimbingan dan konseling Kristen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, pendampingan pastoral, observasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan PkM. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka memahami cara mengelola emosi negatif, mengekspresikan emosi secara sehat, serta memotivasi mereka untuk menerapkan manajemen emosi dalam kehidupan sehari-hari. Selain meningkatkan pemahaman emosional, kegiatan ini juga menjadi ruang aman bagi pemuda untuk menyampaikan pergumulan emosional dan spiritual mereka. Dengan demikian, bimbingan dan konseling Kristen terbukti efektif dalam mendukung perkembangan emosional, pembentukan karakter, serta pertumbuhan spiritual pemuda gereja secara kontekstual dan aplikatif.
Copyrights © 2025