Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan fisik, psikologis, sosial, emosional, serta pembentukan karakter siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 2 Sarimulyo, Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali selama satu bulan, yaitu pada Juli–Agustus 2026. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa yang berasal dari kelas III, IV, V, dan VI. Metode yang digunakan adalah pendekatan langsung melalui observasi, penyampaian materi, diskusi, keterlibatan aktif siswa, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai tiga bentuk bullying, yaitu bullying fisik, verbal, dan sosial. Siswa juga mulai memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan, tetapi tindakan yang dapat menimbulkan rasa sakit, takut, sedih, malu, rendah diri, serta kesulitan dalam berinteraksi sosial. Edukasi Stop Bullying memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa untuk saling menghargai, peduli, berempati, dan menghindari perilaku perundungan.
Copyrights © 2026