Ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap kayu bakar sebagai sumber energi memasak masih tinggi, sementara proses pembakaran konvensional cenderung tidak efisien dan menghasilkan asap dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu kesehatan serta lingkungan. Kondisi ini juga terjadi di Dusun 2, Desa Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, di mana pemanfaatan limbah kayu dan biomassa di sekitar pemukiman belum dikelola secara optimal sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan bagi masyarakat Dusun 2 Desa Benteng Hilir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi mengenai fungsi dan prinsip kerja Rocket Stove, demonstrasi pembuatan menggunakan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, serta praktik langsung bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tungku alternatif yang mampu meningkatkan efisiensi pembakaran dan pemanfaatan limbah kayu serta biomassa, sekaligus mengurangi volume limbah biomassa, konsumsi kayu bakar, dan asap yang dihasilkan. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat, menggunakan, dan merawat Rocket Stove secara mandiri, sehingga mendorong pemanfaatan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026