Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun tantangan digitalisasi seringkali menghambat skalabilitas usaha lokal di era modern. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diarahkan pada UMKM Ayam Panggang “Bu Marmi”, sebagai unit usaha kuliner lokal yang memiliki potensi pengembangan namun menghadapi hambatan pertumbuhan usaha. Permasalahan utama mitra meliputi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak terstruktur, pencatatan keuangan manual yang bercampur dengan dana pribadi, serta keterbatasan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui pelatihan manajemen SDM, literasi keuangan digital, dan implementasi digital marketing. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kinerja usaha yang terukur, ditandai dengan tersusunnya pembagian kerja karyawan secara sistematis, peningkatan akurasi pencatatan keuangan sebesar [89] %, serta pemisahan keuangan usaha dan pribadi secara penuh. Implementasi pemasaran digital melalui media sosial dan platform pesan antar mampu meningkatkan jangkauan pasar sebesar [97] % dan volume penjualan rata-rata bulanan sebesar [87] % dibandingkan sebelum pendampingan. Disimpulkan bahwa integrasi pembenahan manajemen SDM, digitalisasi keuangan, dan strategi pemasaran online secara signifikan meningkatkan daya saing UMKM Ayam Panggang “Bu Marmi”.
Copyrights © 2026