Jumlah uang yang berputar di masyarakat adalah indikator penting dalam perekonomian yang menunjukkan kestabilan mata uang dan tingkat kegiatan ekonomi sebuah negara. Perubahan jumlah uang yang beredar bisa dipengaruhi oleh berbagai hal dalam ekonomi, seperti ekspor dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Ekspor berperan sebagai sumber devisa nasional yang dapat meningkatkan aliran valuta asing ke dalam negeri, sementara pertumbuhan PDB mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi yang umumnya disertai dengan peningkatan kebutuhan likuiditas untuk melakukan transaksi.Penelitian ini bertujuan mempelajari bagaimana ekspor dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto memengaruhi jumlah uang yang beredar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data deret waktu tahunan selama periode 2010 hingga 2024, yang didapatkan dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari jumlah uang beredar sebagai variabel dependen, serta ekspor dan laju pertumbuhan PDB sebagai variabel independen. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS), yang diolah menggunakan perangkat lunak berupa software Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ekspor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Sementara itu, pertumbuhan PDB juga terbukti sangat berpengaruh terhadap jumlah uang yang beredar. Pengaruh signifikan terdapat antara ekspor dan laju pertumbuhan PDB terhadap jumlah uang beredar. Hasil ini menunjukkan bahwa meningkatnya perdagangan internasional melalui ekspor dan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri bisa membantu meningkatkan ketersediaan uang bergerak di dalam perekonomian.Ekonomi makro adalah cabang ekonomi yang mempelajari perilaku kolektif, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, dan kebijakan pemerintah dalam mengelola kebijakan fiskal dan moneter.Dalam konteks ini, pengelolaan kebijakan ekonomi makro yang tepat, khususnya terkait sektor perdagangan dan pertumbuhan ekonomi, menjadi penting untuk menjaga stabilitas jumlah uang beredar dan mendukung stabilitas perekonomian nasional.
Copyrights © 2026