ABSTRAK. Sektor pertanian selalu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Konservasi tanah secara vegetatif merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kualitas tanah dan air agar dapat dipakai secara berkelanjutan, serta menanggulangi erosi dengan memanfaatkan tanaman maupun sisa-sisa. Perubahan aktivitas tersebut akan berdampak pada masyarakat di bagian hilir DAS. Bagian hulu berfungsi sebagai daerah resapan, sedangkan fungsi distribusi dan pemanfaatannya berada pada daerah tengah dan hilir DAS. Untuk menghindari penurunan fungsi resapan tersebut, perubahan penggunaan lahan di daerah hulu DAS hendaknya diimbangi dengan usaha konservasi tanah dan air. Salah satu dampak dari ketidakseimbangan lingkungan yaitu erosi yang berujung pada degradasi lahan. Dalam sektor pertanian, lahan terdegradasi dicirikan oleh penurunan produktivitas yang selanjutnya dapat mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani. Penurunan produktivitas tersebut terjadi karena kehilangan lapisan tanah bagian atas yang mengandung banyak humus (subur) karena erosi.
Copyrights © 2025