Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
Vol 14, No 3 (2025): Dharmakarya

Konsep Rumah Tumbuh dengan Pendekatan Partisipatif sebagai Strategi Adaptasi Hunian Pascabencana di Huntap Balaroa

permata, nike dyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Hunian Tetap (Huntap) Balaroa, Kota Palu, yang merupakan salah satu kawasan terdampak gempa bumi dan likuifaksi pada 28 September 2018. Pascabencana, pemerintah telah membangun huntap bagi masyarakat, namun keterbatasan desain rumah menyebabkan ketidakmampuan hunian untuk menyesuaikan dengan kebutuhan ruang dan aktivitas penghuninya. Kondisi tersebut mendorong masyarakat melakukan perubahan dan pengembangan rumah secara sporadis tanpa arahan yang jelas. Melalui kegiatan pengabdian ini, tim melakukan pendampingan dengan memperkenalkan konsep rumah tumbuh sebagai strategi adaptasi hunian pascabencana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pemetaan kebutuhan masyarakat, sosialisasi dan edukasi, penyusunan arahan desain rumah tumbuh, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat secara aktif terlibat sejak tahap identifikasi kebutuhan hingga perumusan desain, serta mampu memahami prinsip pengembangan hunian bertahap yang sesuai dengan kondisi sosial, budaya, dan ekonomi mereka. Pendekatan partisipatif terbukti meningkatkan rasa memiliki, solidaritas, serta kapasitas teknis warga dalam mengelola pengembangan rumah. Konsep rumah tumbuh juga memberikan solusi fleksibel yang memungkinkan rumah berkembang seiring waktu tanpa mengorbankan kualitas lingkungan permukiman. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta dapat direplikasi di kawasan pascabencana lain di Indonesia.

Copyrights © 2025