Pemanfaatan ampas tahu sebagai bahan baku pangan bernilai tambah masih belum berkembang secara optimal di Kelurahan Indihiang. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi anggota PKK dalam mengolah ampas tahu menjadi SOTAHU (Sosis Tahu) serta mendukung pembentukan rumah produksi sebagai sarana pengembangan usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD), edukasi, demonstrasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil evaluasi terhadap 12 peserta menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 97,92 meningkat menjadi 98,33 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 0,41 poin. Program juga meningkatkan kapasitas peserta dalam pengolahan produk, sanitasi dan higiene, legalitas pangan, serta penerapan CPPB-IRT. Terbentuknya rumah produksi dengan penataan fasilitas dan alur kerja sesuai kondisi mitra menjadi luaran penting yang mendukung keberlanjutan usaha. Program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ampas tahu mampu menciptakan nilai tambah, memperluas peluang usaha, dan memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian usaha masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026