Perubahan operasional dari operator tradisional menuju penyedia layanan digital seutuhnya merupakan tuntutan utama industri telekomunikasi saat ini. Namun, proses transisi teknologi yang masif ini sering kali terhambat apabila tidak diimbangi dengan kesiapan kapasitas siber serta keselarasan mental dari sumber daya manusia di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, pelatihan digital, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Telkomcel Timor-Leste. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan melibatkan sampel sebanyak 120 responden karyawan aktif yang dipilih menggunakan rumus Slovin (pendekatan sensus). Pengujian hubungan kausalitas antarvariabel dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial, kepemimpinan transformasional, pelatihan digital, dan motivasi kerja masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Secara simultan, penyelarasan terpadu antara keteladanan pemimpin, peningkatan kapabilitas digital siber, dan pengondisian motivasi mental karyawan terbukti memiliki kekuatan prediktif yang sangat kokoh dalam menentukan capaian kinerja karyawan Telkomcel Timor-Leste (R-square = 71,8%).
Copyrights © 2026