Rumput israel (Asystasia gangetica (L.) T. Anderson) merupakan gulma dari famili Acanthaceae yang berpotensi sebagai tanaman obat karena kaya akan senyawa metabolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil metabolit daun A. gangetica menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) serta menelusuri potensi bioaktivitasnya. Ekstraksi daun dilakukan menggunakan etanol 70% dengan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE), disentrifugasi pada 12.500 × g selama 15 menit, kemudian dianalisis menggunakan GC-MS. Identifikasi dan klasifikasi senyawa dilakukan berdasarkan basis data NIST, PubChem, KEGG, ChEBI, dan ClassyFire, sedangkan potensi bioaktivitas ditelusuri melalui studi literatur. Hasil analisis GC-MS mengidentifikasi 38 senyawa metabolit dengan total kelimpahan relatif sebesar 90,15% yang terbagi ke dalam 17 kelompok senyawa. Lima senyawa dominan yang terdeteksi meliputi 9,12,15-octadecatrienoic acid methyl ester (10,76%), trans-13-octadecenoic acid (9,53%), 4H-pyran-4-one,2,3-dihydro-3,5-dihydroxy-6-methyl (9,48%), dimethyl palmitamine (9,07%), dan n-hexadecanoic acid (8,06%). Kelompok senyawa utama didominasi oleh ester asam lemak (31,96%), asam lemak (20,08%), dan fenolik (10,81%). Selain itu, teridentifikasi empat senyawa asam lemak omega, yaitu 9,12,15-octadecatrienoic acid methyl ester (omega-3), trans-13-octadecenoic acid (omega-5), cis-vaccenic acid (omega-7), dan 9-octadecenoic acid (omega-9). Senyawa-senyawa tersebut berpotensi memiliki aktivitas utama sebagai antiinflamasi, antioksidan, antijamur, antibakteri, dan antikanker. Hasil ini menunjukkan bahwa daun A. gangetica berpotensi sebagai sumber bahan alam untuk pengembangan produk farmasi, kesehatan, pangan, dan pakan.
Copyrights © 2026