Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis deep learning dan mendeskripsikan proses pembentukan kesadaran beragama anak usia 4–6 tahun di RA Bunayya Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, serta dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan waktu, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis deep learning mengintegrasikan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning melalui kegiatan bercerita, bermain peran, tanya jawab, praktik ibadah, refleksi sederhana, keteladanan, dan pembiasaan. Implementasi tersebut menghasilkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, reflektif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kesadaran beragama terbentuk secara bertahap melalui pengenalan ajaran Islam, pemaknaan berdasarkan pengalaman konkret, internalisasi nilai melalui pengulangan dan pendampingan guru, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan tersebut terlihat dalam kebiasaan berdoa, tertib mengikuti kegiatan ibadah, berkata jujur, berbagi, menolong teman, menjaga kebersihan, meminta maaf, dan bertanggung jawab terhadap tugas sederhana. Dengan demikian, pembelajaran PAI berbasis deep learning mendukung integrasi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan serta berkontribusi terhadap pembentukan kesadaran beragama anak usia dini.
Copyrights © 2026