Industri manufaktur elektronik membutuhkan pengelolaan operasi yang terstruktur agar aliran produksi, ketersediaan material, pengendalian kualitas, keselamatan kerja, dan penyelesaian produk dapat berjalan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan magang pada Divisi Produksi PT. Panggung Electric Citrabuana, menganalisis penerapan manajemen operasional pada lini produksi dan aspek pergudangan yang berkaitan dengan persiapan serta pencatatan material, mengidentifikasi kompetensi yang diperoleh mahasiswa, dan menjelaskan kontribusi pengalaman tersebut terhadap kesiapan memasuki dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dokumentasi, dan pencatatan data selama kegiatan magang selama kurang lebih tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi dilaksanakan melalui alur kerja yang terstruktur, diawali dengan briefing dan pembagian target, dilanjutkan dengan persiapan material, perakitan, pemeriksaan kualitas, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pencatatan hasil produksi, hingga pengemasan produk berdasarkan prosedur perusahaan. Keterkaitan antara kesiapan material, pencatatan informasi, dan kebutuhan lini produksi memperlihatkan pentingnya koordinasi fungsi produksi dengan sistem pergudangan sebagai pendukung kelancaran operasi. Mahasiswa memperoleh kompetensi teknis berupa pemahaman proses produksi, pengoperasian peralatan, pengendalian mutu, dan penerapan keselamatan kerja, serta kompetensi nonteknis berupa komunikasi, kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, adaptasi, dan pemecahan masalah. Dengan demikian, pengalaman magang memberikan pemahaman praktis mengenai manajemen operasional sekaligus memperkuat kesiapan kerja mahasiswa di lingkungan industri manufaktur elektronik.
Copyrights © 2026