Jurnal Kreativitas PKM
Vol 9, No 10 (2026): Volume 9 Nomor 10 (2026)

SMART PKK: Pemberdayaan PKK dalam Pencegahan PTM melalui Pendekatan Transcultural Nursing Berbasis Android

Alfonsius Ade Wirawan (Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi)
Dewi Christa Kobis (Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi)
Reinhard Komansilan (Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk menekan peningkatan tersebut berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan berfokus pada pencegahan PTM di lingkup kecil terlebih dahulu, yaitu keluarga. Dalam lingkup keluarga PKK memiliki peran dasar. PKK menjadi salah satu sasaran dalam pencegahan PTM di lingkup keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PKK dalam pencegahan PTM. Kegiatan dilakukan pada PKK Lingkungan VI Teling Bawah. Metode kegiatan ini adalah lima tahapan yaitu sosialisasi, edukasi dan pelatihan, penerapan Ipteks, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang PKK. Penerapan teknologi kegiatan ini adalah aplikasi SMART PKK, buku pencegahan PTM berbasis budaya Minahasa dan alat monitoring kesehatan. Hasil analisis pengetahuan peserta menunjukkan ada peningkatan rata-rata pengetahuan dari 52,3 poin menjadi 80,3 poin (p value 0,05). Sebagian besar PKK berhsil mempraktikan penggunaan aplikasi SMART PKK, alat pemeriksaan kesehatan (gula darah, kolesterol dan asam urat, serta berat badan dan tinggi badan). Kesimpulan: Pemberdayaan PKK melalui pendekatan transcultural nursing dan SMART PKK dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PKK dalam pencegahan PTM. Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, Transcultural Nursing, Aplikasi Android.  ABSTRACT The incidence of non-communicable diseases (NCDs) is rising annually. Various efforts are being undertaken to curb this increase, one of which focuses on preventing NCDs at the grassroots level—specifically, within the family. The Family Welfare Empowerment (PKK) movement plays a fundamental role in this context, serving as a key target for NCD prevention efforts within both families and the wider community. This program aims to enhance the knowledge and skills of the PKK regarding the prevention of non-communicable diseases (NCDs). This community service activity was conducted with the PKK group of Lingkungan VI, Teling Bawah, Manado. The activity employed a five-stage method are outreach or dissemination, education and training, application of science and technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. Twenty PKK members participated in this program. The technologies implemented included the SMART PKK application, a guidebook on non-communicable disease (NCD) prevention based on Minahasan culture, and health monitoring devices. An analysis of participant knowledge revealed an increase in the average score from 52.3 to 80.3 points (p-value 0.05). Most PKK members successfully demonstrated the use of the SMART PKK application and health screening tools (for measuring blood glucose, cholesterol, uric acid, weight, and height). Empowering PKK through the transcultural nursing approach and the SMART PKK framework can enhance PKK members' knowledge and skills regarding the prevention of non-communicable diseases (NCDs). Keywords: Non-Communicable Diseases, Transcultural Nursing, Android Application.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...