Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum dan pertumbuhan ekonomi terhadap konsumsi rumah tangga dan tingkat kemiskinan di Kabupaten Mimika. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, dengan data sekunder selama sepuluh tahun, dari tahun 2015 hingga 2024 yang diperoleh dari BPS. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga, (2) pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap konsumsi rumah tangga, (3) upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, (4) pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Temuan ini mengindikasi bahwa peningkatan upah minimum memiliki peran yang lebih besar dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga dan menurunkan tingkat kemiskinan dibandingkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Mimika perlu meningkatkan efektivitas kebijakan pengupahan melalui pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan, kebijakan pembangunan ekonomi, pengupahan dengan program pengentasan kemiskinan, memastikan pertumbuhan ekonomi yang dicapai bersifat lebih inklusif.
Copyrights © 2026