Pelayanan publik di tingkat desa mengalami transformasi seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelayanan publik melalui penerapan website Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan delapan informan yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Operator Website, dan lima warga pengguna website. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Efektivitas dinilai melalui lima aspek operasional, yaitu pencapaian tujuan layanan, kepuasan masyarakat, kemudahan akses, kecepatan layanan, dan partisipasi warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website telah memberi manfaat terutama sebagai media informasi dan pendukung proses pelayanan, sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh informasi dan mempersiapkan dokumen sebelum datang ke kantor desa. Efektivitasnya belum sepenuhnya optimal karena pembaruan informasi belum selalu konsisten, belum semua layanan berlangsung daring, kemampuan digital masyarakat belum merata, jaringan internet tidak selalu stabil, dan partisipasi aktif melalui kanal digital masih terbatas. Penelitian menyimpulkan bahwa website Desa Sipodeceng cukup efektif sebagai kanal informasi dan pendukung pelayanan, tetapi belum optimal sebagai platform pelayanan publik digital yang terintegrasi.
Copyrights © 2026