Lingkungan sekolah merupakan faktor penting yang memengaruhi perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap perkembangan sosial-emosional siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari berbagai publikasi ilmiah periode 2021–2026 serta literatur klasik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang aman, suportif, dan inklusif berkontribusi positif terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa. Pengaruh tersebut diklasifikasikan ke dalam tiga aspek utama, yaitu sosial (hubungan interpersonal dan program mediasi sebaya), akademik (iklim kelas dan kebijakan anti-perundungan berbasis Social and Emotional Learning), serta fisik (desain ruang belajar fleksibel dan lingkungan yang mendukung kesejahteraan psikologis). Ketiga aspek tersebut berperan dalam meningkatkan regulasi emosi, empati, rasa memiliki terhadap sekolah, dan perilaku prososial. Sebaliknya, perundungan dan fasilitas yang tidak memadai dapat menghambat perkembangan emosional siswa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan sekolah ramah anak, pelatihan disiplin positif bagi pendidik, dan optimalisasi fasilitas yang mendukung interaksi inklusif.
Copyrights © 2026