Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi litologi bawah permukaan serta menganalisis keberadaan dan tingkat intrusi air laut di Dusun Oenggaut, Desa Oenggaut, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan adalah geolistrik resistivitas dengan konfigurasi Schlumberger menggunakan empat titik sounding dan panjang bentangan masing-masing 400 meter. Pengolahan dan interpretasi data dilakukan dengan perangkat lunak IP2WIN menggunakan inversi satu dimensi dan korelasi dua dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi bawah permukaan daerah penelitian didominasi oleh sedimen berupa gamping, pasir, dan batu pasir yang membentuk sistem akuifer dangkal hingga dalam. Nilai resistivitas batuan berkisar antara 3,32 ?m hingga 83928 ?m. Zona intrusi air laut ditandai dengan nilai resistivitas yang sangat rendah, yaitu antara 3,32 hingga 220 ?m, yang diinterpretasikan sebagai lapisan gamping yang tergenang air laut atau air payau. Intrusi air laut paling kuat terdeteksi pada titik sounding 3, diikuti oleh titik sounding 1, sedangkan titik sounding 2 dan 4 menunjukkan pengaruh intrusi yang lebih lemah dan bersifat terbatas. Pola intrusi yang tidak merata dipengaruhi oleh variasi jenis batuan, ketebalan lapisan gamping, kondisi hidrogeologi, serta faktor alam dan aktivitas manusia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola dan melindungi sumber air tanah di daerah pesisir Desa Oenggaut.
Copyrights © 2026