Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application

Karakterisasi Sifat Fisis, Morfologi, dan Komposisi Permukaan Arang Tempurung Lontar (Borassus flabellifer L.) Hasil Karbonisasi dan Aktivasi Kimia

Madalena Da costa (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas San Pedro)
Oktavina G.LP Manulangga (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas San Pedro)
Yohanes Yagi Leli (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas San Pedro)
Martinho Dos Santos Martins (Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Katolik Widya Mandira)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2026

Abstract

Tempurung lontar (Borassus flabellifer L.) merupakan biomassa lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku arang untuk aplikasi adsorben. Karakteristik arang dipengaruhi oleh proses karbonisasi dan aktivasi, sehingga diperlukan kajian terhadap perubahan sifat fisis, morfologi, dan komposisi permukaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan sifat fisis, morfologi permukaan, dan komposisi unsur arang tempurung lontar sebelum dan sesudah aktivasi kimia menggunakan KOH. Tempurung lontar dikarbonisasi pada suhu 400 °C selama 120 menit menggunakan kiln drum modifikasi, kemudian arang diaktivasi menggunakan KOH 0,1 M selama 24 jam. Karakteristik fisis ditentukan berdasarkan rendemen, kadar air, dan kadar abu, sedangkan morfologi permukaan dan komposisi unsur dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Energy Dispersive X-ray (EDX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses karbonisasi menghasilkan rendemen sebesar 66,00%. Setelah aktivasi, kadar air menurun dari 5,61% menjadi 3,75% dan kadar abu dari 6,43% menjadi 2,59%. Citra SEM menunjukkan bahwa permukaan arang setelah aktivasi menjadi lebih terbuka dan berongga dibandingkan sebelum aktivasi. Analisis EDX menunjukkan penurunan kandungan Ca dari 15,48 wt% menjadi 3,30 wt% dan Mg dari 6,84 wt% menjadi 1,40 wt%, sedangkan kandungan O meningkat dari 48,26 wt% menjadi 59,34 wt% dan unsur K sebesar 5,56 wt% terdeteksi setelah aktivasi. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa aktivasi KOH mengubah sifat fisis, morfologi permukaan, dan komposisi unsur arang tempurung lontar, serta menghasilkan karakteristik permukaan yang berpotensi dikembangkan sebagai adsorben berbasis biomassa lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

magnetic

Publisher

Subject

Astronomy Physics

Description

Magnetic adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas San Pedro, yang fokus pada bidang fisika dan penerapannya. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian yang terkait dengan bidang fisika dan aplikasi terapan ...