Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026

Evaluasi Efektivitas Biaya Terapi Antidiabetik Oral pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kabupaten Bekasi

Nasyah Suhartini (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan: Universitas Medika Suherman)
Ulyati Ulfah (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan: Universitas Medika Suherman)
Kusno Haryanto (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan: Universitas Medika Suherman)
Sri Rachmi Firdausi (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan: Universitas Medika Suherman)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan beban biaya pengobatan yang terus meningkat sehingga diperlukan analisis efektivitas biaya untuk menentukan terapi antidiabetik oral (ADO) yang paling efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas biaya terapi ADO pada pasien DM tipe 2 rawat inap di RSUD Kabupaten Bekasi periode Januari–Mei 2026. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan deskriptif non-eksperimental menggunakan desain retrospektif. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 77 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis farmakoekonomi dilakukan menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) melalui perhitungan Average Cost-Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost-Effectiveness Ratio (ICER), serta uji Mann–Whitney untuk membandingkan efektivitas klinis dan biaya antar kelompok terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia <60 tahun (69%), berjenis kelamin perempuan (66%), dengan komorbid hipertensi (56%) dan rata-rata lama rawat inap 4,27±2,85 hari. Sulfonilurea merupakan golongan ADO yang paling banyak digunakan (49,4%), diikuti Biguanida (41,6%) dan Acarbose (9,1%). Tidak terdapat perbedaan bermakna pada efektivitas klinis (p=0,313) maupun biaya medis langsung (p=0,144) antara kelompok Biguanida dan Sulfonilurea. Namun, berdasarkan analisis ACER dan ICER, Biguanida memiliki nilai ACER terendah sebesar Rp2.952,28/mg/dL dan berada pada posisi dominan (Kuadran II), sehingga menjadi terapi yang paling cost-effective.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Health Professions

Description

JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah media publikasi artikel penelitian yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian Kalimantan Selatan, sesuai SK. KEMENKUMHAM : AHU-0025509.AH.01.04. TAHUN 2022 TANGGAL 14 DESEMBER 2022, dengan Ruang lingkup artikel yang diterbitkan di jurnal kesehatan ...