Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemanfaatan ChatGPT yang terintegrasi dalam pembelajaran matematika berbasis inkuiri terhadap capaian hasil belajar siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Barru semester genap tahun pelajaran 2025/2026, yang terdiri atas lima kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan aplikasi randomizer, menghasilkan kelas VIII A sebagai kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran inkuiri tanpa ChatGPT, dan kelas VIII C sebagai kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran inkuiri dengan bantuan ChatGPT. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian pada materi sistem persamaan linear dua variabel yang telah divalidasi oleh pakar pendidikan matematika. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis dengan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi uji Levene sebesar 0,534 (> 0,05) dan uji normalitas dengan signifikansi berturut-turut 0,312 serta 0,428 (> 0,05), sehingga asumsi parametrik terpenuhi. Uji t-test menghasilkan nilai t hitung sebesar 0,987 yang lebih kecil dari t tabel 2,002 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis nol diterima, yang berarti integrasi ChatGPT dalam pembelajaran inkuiri tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran inkuiri konvensional. Faktor yang mempengaruhi hasil tersebut antara lain keterbatasan waktu adaptasi siswa terhadap teknologi, kompleksitas materi, serta karakteristik inkuiri konvensional yang telah mampu memfasilitasi keterampilan berpikir kritis siswa SMP.
Copyrights © 2026