This research is motivated by the fact that there are still first-grade students of SD Negeri 19 Betung who have difficulty recognizing letters, reading syllables, reading words, and reading simple sentences. In addition, the reading learning guides used by teachers are still limited, so teaching materials are needed that help students learn to read gradually and systematically. This research aims to develop a beginning reading learning guide using the syllable method that is valid, practical, and has a potential effect on improving students' beginning reading skills. The research uses the Research and Development (R&D) method with a 4D development model that includes the Define, Design, Development, and Disseminate stages. The research subjects were 28 first-grade students of SD Negeri 19 Betung. Data were collected through expert validation questionnaires, student response questionnaires, and beginning reading tests, then analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed that the beginning reading learning guide using the syllable method obtained a validity level of 80.00% with a valid category. The practicality test results obtained a percentage of 87.50% on a small scale and 85.92% on a large scale with an average of 86.71%, which is included in the very practical category. Furthermore, the developed product has a potential effect on improving students' beginning reading skills. Thus, the beginning reading learning guide using the syllable method is declared valid, very practical, and suitable for use in learning beginning reading for first-grade elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa kelas I SD Negeri 19 Betung yang mengalami kesulitan mengenal huruf, membaca suku kata, membaca kata, dan membaca kalimat sederhana. Selain itu, panduan belajar membaca yang digunakan guru masih terbatas sehingga diperlukan bahan ajar yang membantu siswa belajar membaca secara bertahap dan sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan panduan belajar membaca permulaan dengan metode suku kata yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Development, dan Disseminate. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas I SD Negeri 19 Betung. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, angket respons siswa, dan tes membaca permulaan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan belajar membaca permulaan dengan metode suku kata memperoleh tingkat kevalidan sebesar 80,00% dengan kategori valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 87,50% pada skala kecil dan 85,92% pada skala besar dengan rata-rata 86,71% yang termasuk kategori sangat praktis. Selain itu, produk yang dikembangkan memberikan efek potensial terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa. Dengan demikian, panduan belajar membaca permulaan dengan metode suku kata dinyatakan valid, sangat praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar.
Copyrights © 2026