Penguasaan bahasa Inggris merupakan kompetensi krusial bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan di era globalisasi untuk mengakses literatur dunia dan melakukan diplomasi intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan bahasa Inggris mahasiswa IAI Al-Amanah Jeneponto serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat perkembangannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilaksanakan di IAI Al-Amanah Jeneponto pada periode September hingga November 2026. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang meliputi mahasiswa dari berbagai program studi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris mahasiswa masih tergolong rendah, terutama pada aspek speaking dan reading untuk literatur akademik. Rendahnya kompetensi ini disebabkan oleh akumulasi lima faktor utama: hambatan psikologis (mental block), minimnya praktik interaksi aktif, metode pengajaran yang cenderung konvensional (teacher-centered), rendahnya motivasi intrinsik, serta lingkungan sosiolinguistik rural yang tidak mendukung paparan bahasa asing. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan optimalisasi kurikulum berbasis English for Specific Purposes (ESP), pembentukan ekosistem bahasa melalui English Club, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kemandirian belajar. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pengajaran bahasa Inggris yang lebih adaptif dan suportif di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Copyrights © 2026