Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui penerapan model pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam 6C) pada siswa kelas X SMK Negeri 5 Semarang. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterlibatan aktif siswa serta ketuntasan hasil belajar yang belum mencapai kriteria minimum, khususnya pada materi atletik dan permainan bola besar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa (9 laki-laki dan 27 perempuan). Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas afektif, tes kognitif tertulis, dan tes performa psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan belajar klasikal pada kondisi awal (Pra-siklus) hanya sebesar 47,2% (17 siswa). Setelah penerapan model Deep Learning, ketuntasan klasikal meningkat pada Siklus I menjadi 66,7% (24 siswa), dan mencapai keberhasilan optimal pada Siklus II sebesar 88,9% (32 siswa). Berdasarkan temuan ini, kesimpulan penelitian menyatakan bahwa model pendekatan Deep Learning terbukti efektif meningkatkan hasil belajar PJOK pada tiga ranah (kognitif, afektif, dan psikomotorik) serta menumbuhkan keterampilan abad ke-21 bagi siswa SMK.
Copyrights © 2026