Daerah berastagi kaya akan ragam hias yang ditemukan pada ukiran ragam hias rumah adat tradisional suku Karo. Pada penelitian ini dilakukan kegiatan perancangan ragam hias ragam hias Embun Sikawiten dan Bindu Natogog menjadi motif batik Karo pada busana ready to wear. Metodologi yang diaplikasikan pada penelitian ini berupa metode Sp Gustami, yaitu metode perancangan karya seni busana yang menggunakan tiga tahapan, dimulai dari tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tujuan penelitian untuk mengembangkan kenekaragaman motif batik di wilayah Indonesia khususnya daerah Sumatera Utara serta dapat mengembangkan keragaman busana ready to wear yang belandaskan nilai- budaya dan mempunyai nilai fungsional bagi kebutuhan sandang masyarakat. Sedangkan manfaat penelitian ini berguna untuk melestarikan warisan budaya daerah berastagi tanah Karo yang mulai hilang akibat perkembangan zaman dan teknologi masa kini.
Copyrights © 2026