Employee engagement merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja organisasi, terutama pada industri restoran yang berorientasi pada kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan beban kerja terhadap employee engagement dengan Leader–Member Exchange (LMX) sebagai variabel moderasi pada karyawan Restoran Leuwi Asri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Seluruh populasi yang berjumlah 30 karyawan dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, sedangkan budaya organisasi dan LMX tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, LMX tidak terbukti memoderasi pengaruh budaya organisasi maupun beban kerja terhadap employee engagement. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,893 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang sangat baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang efektif lebih berperan dalam meningkatkan employee engagement dibandingkan budaya organisasi dan kualitas hubungan atasan–bawahan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen dalam merancang strategi peningkatan keterikatan karyawan melalui pengelolaan beban kerja yang optimal. Kata kunci : Employee Engagement, Budaya Organisasi, Beban Kerja, Leader–Member Exchange (LMX)
Copyrights © 2026