Audit tata kelola Teknologi Informasi (TI) merupakan salah satu upaya untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan SI/TI serta mengidentifikasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi. PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) belum pernah melaksanakan audit tata kelola TI secara menyeluruh, sehingga diperlukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kapabilitas tata kelola yang telah diterapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kapabilitas, mengidentifikasi kesenjangan (gap), serta menyusun rekomendasi perbaikan tata kelola TI menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 pada domain Evaluate, Direct and Monitor (EDM) dan Build, Acquire and Implement (BAI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pimpinan, pengelola, dan pengguna SI/TI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kapabilitas pada 16 domain proses sebesar 2,68, yang berada pada Level 2 (Managed Process). Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses tata kelola TI telah dijalankan secara terencana, dipantau, dan dikelola dengan baik untuk mendukung tujuan organisasi. Selain itu, rata-rata nilai kesenjangan sebesar 0,35 mengindikasikan bahwa perbedaan antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan relatif kecil. Oleh karena itu, implementasi rekomendasi perbaikan pada setiap domain proses diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas tata kelola TI sehingga lebih efektif dalam mendukung kinerja dan pencapaian tujuan strategis perusahaan. Kata Kunci: audit tata kelola TI, COBIT 2019, kapabilitas, kesenjangan, tata kelola teknologi informasi.
Copyrights © 2026