Pengembangan aplikasi web modern saat ini sangat bergantung pada penggunaan front-end framework JavaScript. Meskipun framework berbasis runtime virtual DOM seperti React.js dan Vue.js sangat populer, kehadirannya berpotensi menimbulkan overhead rendering pada aplikasi skala besar. Di sisi lain, framework berbasis compile-time seperti Svelte.js menawarkan alternatif tanpa virtual DOM. Kurangnya studi yang membandingkan ketiga framework ini secara bersamaan dengan metrik seragam memicu kesulitan bagi pengembang dalam memilih teknologi yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengukur dan membandingkan performa React.js, Vue.js, dan Svelte.js dari aspek kecepatan pemuatan, interaktivitas, dan stabilitas tata letak. Metode eksperimen kuantitatif diterapkan dengan membangun tiga aplikasi Single Page Application (SPA) berstruktur identik berbasis konsep TodoMVC dengan data awal 100 item. Pengujian dilakukan berulang sebanyak 15 kali memanfaatkan platform GTmetrix. Hasil penelitian menunjukkan Svelte.js memberikan performa paling optimal dengan nilai Total Blocking Time (TBT) terendah sebesar 3,47 ms, jauh mengungguli Vue.js (33,87 ms) dan React.js (37,67 ms). Vue.js dan Svelte.js meraih skor performa sempurna 18/18, sedangkan React.js meraih skor 17/18 karena rata-rata metrik Largest Contentful Paint (LCP) mencapai 1,29 s.
Copyrights © 2026