EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
Vol. 6 No. 4 (2026)

PERLUKAH MENDORONG PEMBELAJARAN BERBASIS AI UNTUK CALON GURU? PERAN DUKUNGAN INSTITUSI, LITERASI AI, DAN PENERIMAAN TEKNOLOGI

Annisa Nur Rachmadina (Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret)
Feri Setyowibowo (Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2026

Abstract

Artificial intelligence (AI) technology is mostly used in the education sector to help students complete academic tasks, but some teachers and future teachers are still unsure how to integrate AI into their lessons, while AI integration has become a necessity to address digital transformation challenges. The aim of this research is to analyze the influence of institutional support and AI literacy on students' intention to apply AI-based learning, with technology acceptance as a mediating variable, based on Self-Determination Theory. This study uses a quantitative method and distributes questionnaires with a 1-4 Likert scale to 405 students from the Faculty of Teacher Training and Education at Sebelas Maret University. After the questionnaires were collected, the data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) provided by SmartPLS 4.. The research results show that institutional support, AI literacy, and technology acceptance have a positive and significant effect on the intention to apply AI-based learning, with an R Square value of 0.584, which means these three variables can explain 58.4% of students' intentions. This study provides empirical contributions by expanding the application of Self-Determination Theory to students and empowers universities to create a conducive learning environment, provide access to AI technology, and prepare training to enhance students' understanding and intention to use AI-based learning. ABSTRAK Teknologi artificial intelligence (AI) sebagian besar digunakan di sektor pendidikan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tugas akademik, beberapa guru dan mahasiswa calon guru masih belum yakin bagaimana cara mengintegrasikan AI ke dalam proses pelajaran mereka, sedangkan integrasi AI menjadi kebutuhan untuk mengatasi tantangan trasnformasi digital. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dukungan institusi dan literasi AI terhadap intensi mahasiswa untuk menerapkan pembelajaran berbasis AI dengan penerimaan teknologi sebagai variabel mediasi berdasarkan Self-Determination Theory. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dan penyebaran angket dengan skala likert 1-4 terhadap 405 mahasiswa pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Setelah kuesioner dikumpulkan, analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang disediakan oleh SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan institusi, literasi AI, dan penerimaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi menerapkan pembelajaran berbasis AI dengan nilai R Square 0,584, yang artinya ketiga variabel mampu menjelaskan 58,4% intensi mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan memperluas penerapan Self-Determination Theory pada mahasiswa serta memberikan pemberdayaan bagi universitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyediakan akses ke teknologi AI, dan menyiapkan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan intensi mahasiswa dalam menggunakan pembelajaran berbasis AI.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edutech

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan ...