The abstract nature of fraction concepts often becomes a major obstacle for elementary school students when presented without concrete manipulative media. This low level of conceptual understanding directly leads to unsatisfactory mathematics learning outcomes. This study aims to determine the effect of fraction block teaching aids on students' learning outcomes in fifth-grade mathematics at SD Negeri 137 Palembang during the second semester of the 2025/2026 academic year. The method used was a True-Experimental design with a Posttest-Only Control Group Design. The research sample consisted of 23 students divided into two groups: Class V A (12 students) as the experimental group taught using fraction block manipulatives and Class V B (11 students) as the control group taught using conventional textbook-based instruction. Data were collected through a validated and reliable completion test measuring cognitive learning outcomes. The results showed that the mean posttest score for the experimental class was 70.83, whereas the control class obtained an average score of 57.27. Hypothesis testing using an Independent Sample t-Test via IBM SPSS Statistics Version 26 yielded t count = 2.444 > t table = 2.080 with a significance value of p = 0.023 < 0.05, confirming that H₀ was rejected and Hₐ was accepted. This improvement indicates that tactile and visual manipulation of circular fraction blocks effectively transforms abstract mathematical relations into concrete representations. Thus, the use of fraction block teaching aids has a significant and positive effect on students' mathematics learning outcomes in elementary schools. ABSTRAK Konsep pecahan yang bersifat abstrak sering kali menjadi kendala utama bagi siswa sekolah dasar apabila disajikan tanpa bantuan media manipulatif konkret. Rendahnya pemahaman ini berdampak langsung pada capaian hasil belajar matematika yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan alat peraga blok pecahan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan kelas V SD Negeri 137 Palembang yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen murni (True-Experimental) dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas V A (12 siswa) sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan alat peraga blok pecahan dan kelas V B (11 siswa) sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional berbasis buku teks. Teknik pengumpulan data menggunakan tes evaluasi hasil belajar kognitif berbentuk isian (completion test) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 70,83 dengan tingkat ketuntasan yang baik, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 57,27. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test berbantuan IBM SPSS Statistics versi 26 menghasilkan nilai t hitung = 2,444 > t tabel = 2,080 dan nilai signifikansi p = 0,023 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Peningkatan pemahaman ini membuktikan bahwa manipulasi fisik bentuk lingkaran pecahan mampu mengubah konsep abstrak menjadi representasi visual konkret yang mudah dipahami siswa. Dengan demikian, penggunaan alat peraga blok pecahan berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V di sekolah dasar.
Copyrights © 2026