This research was motivated by the low mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SDN Soneyan 01 Pati on the topic of data, caused by teacher-centered instruction and limited active student involvement in understanding data presentation and interpretation. This study aimed to determine the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model on students' mathematics learning outcomes on the data topic. A quantitative method with a Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design was applied in April–May 2026, involving 18 fifth-grade students selected through saturated sampling. Data were collected using a 16-item multiple-choice test that had been tested for validity, reliability, difficulty level, and discriminating power, supplemented by observation, interviews, and documentation. The results showed that the average posttest score increased significantly from 65.28 to 86.50, demonstrating a meaningful gain in conceptual understanding. The paired sample t-test yielded a t-count of 28.87, which was greater than the t-table value of 2.110 at a significance level of 0.05, indicating that the alternative hypothesis was accepted. The average N-Gain score was 0.6594, categorized as moderate, and classical learning mastery reached 94.44%. Based on these findings, it can be concluded that the Problem Based Learning model is effective in improving fifth-grade students' mathematics learning outcomes on the data topic. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Soneyan 01 Pati pada materi data yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam memahami penyajian dan penafsiran data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika materi data pada siswa kelas V. Penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design ini dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2026, melibatkan 18 siswa kelas V sebagai sampel melalui teknik saturated sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 16 butir soal yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda, serta dilengkapi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rerata posttest dari 65,28 menjadi 86,50. Hasil pengujian paired sample t-test menghasilkan nilai t_"hitung" sebesar 28,87 yang lebih besar daripada t_"tabel" sebesar 2,110 (α=0,05), yang mengindikasikan bahwa perlakuan memberikan dampak positif secara statistik. Peningkatan pemahaman siswa tergolong dalam kategori sedang dengan rerata N-Gain sebesar 0,6594, serta menghasilkan pencapaian ketuntasan belajar klasikal yang sangat tinggi yaitu 94,44%. Berdasarkan temuan empiris tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi data pada siswa kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2026