Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering ditemukan selama masa kehamilan dan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Upaya pencegahan anemia memerlukan dukungan pelayanan kesehatan yang optimal melalui peran bidan dalam memberikan edukasi, pemantauan, serta pendampingan kepada ibu hamil. Selain itu, kepatuhan ibu dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara teratur sangat penting untuk mendeteksi dini anemia, memantau kondisi kehamilan, serta memastikan ibu memperoleh intervensi yang diperlukan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan dan kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 61 ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Pontap Kota Palopo. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh 38 responden, dengan teknik non probabilitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square melalui aplikasi SPSS versi 26. Hasil Penelitian: Analisis menunjukkan ada hubungan peran bidan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,000) dan ada hubungan kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,000) di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo pada tahun 2026. Kesimpulan: Peran bidan yang diberikan secara optimal disertai upaya mendorong kepatuhan ibu hamil dalam menjalani kunjungan Antenatal Care (ANC) memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil
Copyrights © 2016