Hasnaini Hamid
Universitas Mega Buana Palopo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Peran Bidan Dan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2026 Iind Harmayanti; Dewy Hastuty; Arnianti Arnianti; Hasnaini Hamid
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/kcwst491

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering ditemukan selama masa kehamilan dan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin. Upaya pencegahan anemia memerlukan dukungan pelayanan kesehatan yang optimal melalui peran bidan dalam memberikan edukasi, pemantauan, serta pendampingan kepada ibu hamil. Selain itu, kepatuhan ibu dalam melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara teratur sangat penting untuk mendeteksi dini anemia, memantau kondisi kehamilan, serta memastikan ibu memperoleh intervensi yang diperlukan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan dan kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 61 ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Pontap Kota Palopo. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh 38 responden, dengan teknik non probabilitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square melalui aplikasi SPSS versi 26. Hasil Penelitian: Analisis menunjukkan ada hubungan peran bidan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,000) dan ada hubungan kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,000) di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo pada tahun 2026. Kesimpulan: Peran bidan yang diberikan secara optimal disertai upaya mendorong kepatuhan ibu hamil dalam menjalani kunjungan Antenatal Care (ANC) memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil
Hubungan Status Gizi Dan Dukungan Suami Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Mutiara Kasih Ilham; Dewi Hastuty; Arnianti Arnianti; Hasnaini Hamid
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/69fjyc91

Abstract

Kejadian anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk ketidakseimbangan gizi dan minimnya keterlibatan pasangan yang dapat berisiko menurunkan tingkat kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga dapat berdampak buruk pada keselamatan ibu dan janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan status gizi dan dukungan suami dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil yang terdaftar pada periode Januari-Maret 2026 di Puskesmas Pontap Kota Palopo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, didapatkan 42 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner skala Likert, pengukuran pita LiLA, dan pencatatan sekunder buku KIA rekapitulasi hemoglobin. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistik SPSS versi 25.0 melalui uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan status gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai (p=0,002) dan ada hubungan dukungan suami terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai (p=0,012). Kesimpulan penelitian ini yaitu kejadian anemia pada ibu hamil secara signifikan dipengaruhi oleh status gizi ibu serta penguatan motivasi melalui dukungan dari suami
Hubungan Riwayat Penyakit Keluarga Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Tahun 2026 Angelina Aulia Syam Putri; Dewi Hastuty; Arnianti Arnianti; Hasnaini Hamid
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/yw0j6453

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematian ibu serta janin, terutama di negara berkembang. Upaya identifikasi faktor risiko secara dini, seperti riwayat keluarga dan aktivitas fisik, diperlukan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian kejadian hipertensi pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat keluarga dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan di Puskesmas Wara Selatan, Kota Palopo tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Wara Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan telaah rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p = 0,002) dan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p = 0,012). Hal ini menunjukkan bahwa faktor genetik dan pola aktivitas fisik memiliki kontribusi terhadap kejadian hipertensi pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, penerapan aktivitas fisik yang sesuai selama kehamilan, serta pemeriksaan tekanan darah secara rutin guna menurunkan risiko hipertensi dalam kehamilan