Konsumsi minuman bergula secara berlebihan meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, obesitas, dan penyakit kardiovaskular. Namun, perangkat sederhana yang mampumengestimasi kadar gula minuman sekaligus memantau akumulasi konsumsi gula harian masih terbatas. Penelitian ini mengembangkan sistem peringatan risiko konsumsi minuman bergula berbasis ArduinoUno menggunakan sensor kapasitif non-kontak. Sensor berbahan copper tape mendeteksi perubahan kapasitansi melalui dinding wadah, kemudian data diproses menggunakan teknik oversampling sebanyak 400 kali untuk mengurangi noise. Nilai kapasitansi dikonversi menjadi °Brix menggunakan regresi linear dengan persamaan (y = 0,00794x - 17,4), selanjutnya diestimasi menjadi kadar gula dalam satuan gram pada volume minuman 315 mL. Sistem dilengkapi LCD 16×2 untuk menampilkan hasil pengukuran serta EEPROM untuk menyimpan akumulasi konsumsi gula harian dan memberikan peringatan ketika konsumsi melebihi 50 gram. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata akurasi sistem sebesar 83,00% dengan rata-rata error sebesar 17,00%. Seluruh fungsi utama sistem, meliputi pembacaan sensor, penyimpanan EEPROM, tampilan LCD, dan mekanisme peringatan, berjalan sesuairancangan. Sistem ini berpotensi menjadi media pemantauan konsumsi gula harian, meskipun peningkatan stabilitas sensor masih diperlukan untuk memperoleh akurasi yang lebih tinggi.
Copyrights © 2026