Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa menyelesaikan masalah kontekstual secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan numerasi siswa kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa yang terbagi ke dalam 32 siswa pada kelas eksperimen dan 32 siswa pada kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan numerasi yang telah memenuhi uji validitas. Analisis data dilakukan melalui uji Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 22,40 pada pretest menjadi 36,02 pada posttest 1 dan 46,88 pada posttest 2, lebih besar dari peningkatan kelas kontrol dari 13,17 pada Pretest menjadi 23,19 pada posttest 1 dan 24,75 pada posttest 2. Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan nilai Partial Eta Squared sebesar 0,283, yang menunjukkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan numerasi siswa setelah mengendalikan kemampuan awal. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Copyrights © 2026