Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) diduga berhubungan dengan status anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi TTD dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Koeloda Kabupaten Ngada Tahun 2026. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 120 ibu hamil dengan teknik total sampling. Data konsumsi makanan dikumpulkan menggunakan metode recall 24 jam sebanyak 2 kali pada hari yang tidak berturut-turut. Data kepatuhan TTD dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi. Status anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis menggunakan uji Chi-Square, Odds Ratio (OR), dan 95% Confidence Interval (95% CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat konsumsi protein yang cukup, patuh mengonsumsi TTD, dan tidak mengalami anemia. Tingkat konsumsi protein dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Koeloda Kabupaten Ngada.
Copyrights © 2026