Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian internal pembayaran biaya operasional kantor cabang pada PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data beru`pa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi pengendalian internal berdasarkan kerangka COSO 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur pengendalian internal secara umum telah terstruktur dengan baik dengan adanya SOP tertulis, pembagian tugas yang jelas, dan otorisasi hierarkis, terdapat kelemahan signifikan yang persisten. Sebanyak 66 kasus kendala terdokumentasi selama periode Agustus-Oktober 2025, yang dikelompokkan menjadi: kelengkapan dokumen pendukung tidak memenuhi standar, ketidaksesuaian isi surat dengan lampiran, pengajuan di luar batas waktu atau anggaran, serta informasi pendukung tidak lengkap. Kelemahan-kelemahan ini mencerminkan kesenjangan pada beberapa komponen COSO termasuk lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan. Karakteristik geografis wilayah kerja berbasis kepulauan secara signifikan mempengaruhi efektivitas pengendalian, sehingga diperlukan prosedur adaptif bagi kantor cabang terpencil. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pada lima komponen COSO, meliputi intensifikasi sosialisasi SOP dan tone at the top, penyusunan profil risiko berbasis kondisi geografis, implementasi validasi dan blokir otomatis dalam e-office, penetapan SLA komunikasi antar kantor, serta peralihan sistem pemantauan dari reaktif menuju proaktif berbasis dashboard real-time.
Copyrights © 2026