Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi pengelolaan keuangan petani, menganalisis kebutuhan sistem akuntansi, serta merancang sistem akuntansi UMKM yang dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk menghasilkan desain sistem akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem yang dirancang akan diuji coba dan dievaluasi untuk memastikan kemudahan penggunaan dan manfaatnya bagi petani, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan UMKM petani hortikultura di Desa Pinasungkulan Utara masih dilakukan secara sederhana dan belum menerapkan sistem akuntansi yang terstruktur. Pencatatan transaksi keuangan umumnya masih bersifat tradisional, tidak dilakukan secara lengkap, serta belum menghasilkan laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan petani mengalami kesulitan dalam mengetahui posisi keuangan, laba rugi usaha, dan mengendalikan biaya operasional Oleh karena itu, dirancang suatu sistem akuntansi UMKM yang dimulai dari pencatatan transaksi, penyusunan jurnal khusus, posting ke buku besar, penyusunan neraca saldo, hingga penyajian lapaporan keuangan berupa lap laba rugi, lap perubahan modal, neraca, dan lap arus kas. Desain sistem ini diharapkan dapat membantu petani hortikultura dalam mengelola keuangan secara, akurat, dan sistematis, sehingga mampu meningkatkan efisiensi usaha.
Copyrights © 2026