Kinerja keuangan merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan mengelola aset, modal, dan kewajiban secara efektif untuk mendukung keberlanjutan usaha. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mengalami perubahan kondisi keuangan selama periode 2020–2024, yang ditunjukkan oleh penurunan liabilitas dan peningkatan ekuitas, tetapi tidak selalu diikuti oleh peningkatan kemampuan menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi kinerja keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui tinjauan rasio profitabilitas dan solvabilitas selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Assets Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER), kemudian hasilnya dibandingkan berdasarkan standar industri yang digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas mengalami kecenderungan menurun, dengan ROA turun dari 3,43% menjadi 1,00% dan ROE dari 7,50% menjadi 1,60%. Sebaliknya, solvabilitas mengalami perbaikan, ditunjukkan oleh DAR yang turun dari 52,01% menjadi 34,60% dan DER dari 114% menjadi 55%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan struktur pendanaan perlu diimbangi dengan peningkatan efisiensi aset dan modal agar kemampuan menghasilkan laba dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026