Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, financial self-efficacy, dan gaya hidup terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Akuntansi di Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri atas 83 mahasiswa Program Studi Akuntansi dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih baik mengenai konsep keuangan dapat membantu mahasiswa dalam mengatur pendapatan, mengendalikan pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan merencanakan keuangan. Financial self-efficacy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri dalam mengelola keuangan dapat mendorong mahasiswa mengambil keputusan finansial secara lebih bijak. Sementara itu, gaya hidup tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan nilai signifikansi sebesar 0,986. Secara simultan, literasi keuangan, financial self-efficacy, dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,472 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi perilaku pengelolaan keuangan sebesar 47,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan dan keyakinan diri mahasiswa dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Copyrights © 2026