Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN

Efektivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Lempipi (Gymnema inodorum (Lour) Decne) terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Kelinci Jantan

Dhea Nur Andina (Stikes alfatah bengkulu)
Nurwani Purnama Aji (Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu)
Eka Putri Wiyati (Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu)



Article Info

Publish Date
11 Sep 2026

Abstract

Luka bakar derajat II menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit yang menuntut penanganan yang cepat dan tepat, baik untuk mempercepat pemulihan maupun mencegah timbulnya infeksi. Tanaman lempipi (Gymnema inodorum (Lour) Decne) diketahui kaya akan senyawa flavonoid, saponin, dan tanin, yang masing-masing berpotensi memberikan efek antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menilai sejauh mana gel yang diformulasikan dari ekstrak etanol daun lempipi mampu mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat II pada hewan uji kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus), sekaligus mencari tahu konsentrasi manakah yang memberikan hasil paling optimal. Metode yang diterapkan berbentuk eksperimental, dengan membagi subjek penelitian ke dalam beberapa kelompok perlakuan: kelompok kontrol positif yang diberi Bioplacenton®, kelompok kontrol negatif yang hanya diberi basis gel tanpa kandungan zat aktif, kelompok yang diberi ekstrak daun lempipi tanpa proses formulasi gel, serta tiga kelompok gel ekstrak dengan konsentrasi berbeda, yaitu 2,5% (F1), 5% (F2), dan 7,5% (F3). Data berupa diameter luka yang diukur pada hari ketujuh selanjutnya diuji secara statistik memakai One-Way ANOVA, dan bila ditemukan perbedaan yang bermakna, dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Dari hasil uji One-Way ANOVA, terlihat adanya perbedaan yang bermakna secara statistik di antara kelompok-kelompok yang diuji, ditunjukkan oleh nilai F sebesar 42,764 dan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05). Sementara itu, hasil uji lanjut Tukey HSD mengungkap bahwa kelompok F3 dengan konsentrasi 7,5% tidak memperlihatkan perbedaan yang bermakna jika dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (p = 0,793) ataupun kelompok yang hanya diberi ekstrak lempipi (p = 0,541). Sebaliknya, kelompok F3 justru menunjukkan perbedaan yang signifikan bila dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif, F1, maupun F2 (p ≤ 0,05). Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa formulasi gel ekstrak etanol daun lempipi dengan konsentrasi 7,5% merupakan pilihan yang paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka bakar derajat II.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

makes

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan ...