Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kebijakan dividen, volatilitas saham, dan rasio utang terhadap return saham serta menganalisis Women on Board sebagai variabel moderasi. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian Women on Board sebagai moderator hubungan ketiga faktor tersebut terhadap return saham pada perusahaan LQ45 periode 2020–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data panel dan purposive sampling sehingga diperoleh 96 observasi. Analisis dilakukan menggunakan Fixed Effect Model dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan volatilitas saham berpengaruh negatif signifikan. Women on Board tidak memoderasi pengaruh kebijakan dividen dan leverage, tetapi memperkuat pengaruh negatif volatilitas saham terhadap return saham. Temuan ini menunjukkan pentingnya volatilitas saham dan peran direksi perempuan dalam sensitivitas return terhadap risiko pasar.
Copyrights © 2026