Program GERTAK JANTUNG dilaksanakan pada tanggal 8–9 April 2026 di Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini risiko penyakit jantung pada ibu hamil melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan praktik skrining sederhana. Kegiatan diikuti oleh 16 peserta, terdiri dari 15 kader kesehatan dan 1 bidan desa. Berdasarkan karakteristik peserta, mayoritas kader memiliki tingkat pendidikan SMA (68,75%), sedangkan berdasarkan usia sebagian besar berada pada kelompok umur di atas 35 tahun (56,25%). Kondisi ini menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat kematangan dan kemampuan yang cukup baik untuk menerima materi edukasi serta menjalankan peran sebagai kader kesehatan di masyarakat. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah intervensi edukasi. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pada post-test dibandingkan pre-test, yang menandakan bahwa metode penyuluhan yang dipadukan dengan diskusi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai: Tanda dan gejala penyakit jantung pada ibu hamil. Faktor risiko penyakit jantung dalam kehamilan. Prosedur skrining sederhana. Sistem pencatatan, pelaporan, dan rujukan dini. Keberhasilan peningkatan pengetahuan didukung oleh penggunaan metode pembelajaran partisipatif yang melibatkan kader secara aktif dalam diskusi dan simulasi praktik. Meskipun terdapat beberapa peserta yang menunjukkan skor tetap atau sedikit menurun, secara keseluruhan hasil kegiatan menunjukkan tren peningkatan pengetahuan yang positif.
Copyrights © 2026