Dewasa awal merupakan fase perkembangan ketika individu mulai dihadapkan pada tuntutan untuk membangun hubungan yang lebih serius serta mempersiapkan diri untuk kehidupan pernikahan. Dalam proses tersebut, fear of commitment dapat menjadi salah satu kondisi yang membuat individu merasa ragu dan khawatir dalam menjalani hubungan jangka panjang dan berperan pada kesiapan menikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran fear of commitment terhadap kesiapan menikah pada dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri dari 150 individu dewasa awal berusia 19–40 tahun yang dipilih menggunakan teknik non-probability accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Skala fear of commitment menghasilkan 22 aitem valid dengan rentang koefisien validitas 0,380–0,801 dan reliabilitas (α) = 0,934, sedangkan skala kesiapan menikah menghasilkan 21 aitem valid dengan rentang koefisien validitas 0,331–0,709 dan reliabilitas (α) = 0,872. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of commitment berperan negatif dan signifikan terhadap kesiapan menikah pada dewasa awal, dengan nilai signifikansi p = 0,001 dan koefisien regresi sebesar -0,347. Nilai R Square sebesar 0,210 menunjukkan bahwa fear of commitment berperan sebesar 21% terhadap kesiapan menikah, sedangkan bagian lainnya berkaitan dengan faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026