Artikel ini bertujuan menganalisis integrasi pendekatan berbasis kompetensi dan komunikatif dalam desain kurikulum pembelajaran bahasa Arab serta menjelaskan relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan desain kurikulum yang masih menempatkan penguasaan materi sebagai fokus utama, sementara pengembangan kompetensi dan kemampuan komunikasi peserta didik belum terintegrasi secara optimal. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan kurikulum berbasis kompetensi, kurikulum integratif, dan kurikulum komunikatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kompetensi berorientasi pada pencapaian kemampuan nyata yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan; kurikulum integratif berperan dalam menghubungkan berbagai bidang pengetahuan secara holistik; sedangkan kurikulum komunikatif menekankan penggunaan bahasa dalam konteks sosial yang nyata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi ketiga pendekatan tersebut mampu menghasilkan desain kurikulum yang lebih fleksibel, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum pembelajaran bahasa Arab perlu mengakomodasi keseimbangan antara penguasaan kompetensi, keterpaduan pengetahuan, dan kemampuan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Copyrights © 2026