Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan utama petani selada di Kabupaten Nabire, yaitu keterbatasan akses pasar, ketergantungan pada tengkulak, rendahnya keterampilan pemasaran, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan akses pasar melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan petani secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga bulan melalui tiga tahap utama, yaitu persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan edukasi dan pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi strategi pemasaran produk, pengemasan dan penentuan harga, pemanfaatan media digital, serta penguatan kelembagaan kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemasaran, bertambahnya petani yang memanfaatkan media digital, serta meningkatnya peran kelompok tani dalam pemasaran kolektif. Selain itu, petani mulai mampu memasarkan produk secara langsung sehingga meningkatkan nilai jual dan posisi tawar di pasar. Dampak kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang terintegrasi efektif dalam memperkuat akses pasar lokal dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026