Presensi digital yang konsisten merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi idealnya, sebuah bisnis memiliki ciri khas visual yang membedakannya di pasar. Namun, Showroom Jepang Motor Gianyar menghadapi masalah krusial berupa stagnansi citra dan rendahnya kredibilitas karena ketiadaan logo yang relevan dan ketidakkonsistenan unggahan media sosial. Kegiatan pengabdian ini memberikan solusi melalui perancangan desain logo menggunakan Affinity Designer 2 dan penyediaan template konten Instagram berbasis Canva. Untuk mengukur keberhasilan, dilakukan pengujian empiris (User Experience) kepada 30 responden target audiens. Evaluasi diukur melalui tujuh aspek: Visualisasi dan Estetika, Representasi Identitas, Audiens Target, Fungsionalitas, Pemahaman, Kompetitor, serta Pengakuan dan Ingatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi aset visual ini mendapatkan tingkat penerimaan yang sangat positif, dengan skor tertinggi pada aspek Pemahaman (95,83%) dan Pengakuan (95,83%). Hal ini membuktikan desain baru efektif menekan beban kognitif audiens dan menonjolkan diferensiasi dari kompetitor (95,00%). Meskipun aspek Fungsionalitas memerlukan sedikit penyesuaian kontras (79,17%), secara keseluruhan kegiatan ini konkret meningkatkan kepercayaan (user trust) pelanggan terhadap profesionalitas showroom.
Copyrights © 2026