UMKM Tahu Tempe Tepian Jaya merupakan usaha produksi tahu dan tempe rumahan di Kota Samarinda yang telah beroperasi sejak tahun 1980-an. Meskipun mampu mengolah sekitar 75 kilogram kedelai per hari dan memiliki pelanggan tetap di pasar tradisional, usaha ini belum memiliki nama usaha formal, identitas visual, maupun akses lokasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat identitas usaha dan meningkatkan kemudahan akses informasi pelanggan melalui pendampingan branding dasar dan digitalisasi lokasi. Metode yang digunakan ialah pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, identifikasi kebutuhan, perancangan solusi, implementasi luaran, dan evaluasi ketercapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan empat capaian langsung. Pertama, identitas usaha diperkuat melalui penggunaan nama Tahu Tempe Tepian Jaya secara lebih formal. Kedua, label produk berhasil dibuat dan diterapkan pada produk tahu dan tempe. Ketiga, spanduk usaha telah dicetak dan dipasang di lokasi produksi. Keempat, titik lokasi usaha pada Google Maps berhasil diaktifkan dan dapat ditemukan secara digital. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kebutuhan aktual mampu membantu UMKM pangan rumahan membangun fondasi branding yang lebih terstruktur dan meningkatkan akses lokasi digital secara praktis. Program ini masih terbatas pada evaluasi luaran langsung, sedangkan dampaknya terhadap pertumbuhan pelanggan, perluasan jangkauan pasar, dan peningkatan penjualan perlu dikaji pada kegiatan pengabdian berikutnya.
Copyrights © 2026