Pertanian perkotaan di wilayah lahan basah menghadapi tantangan berupa tingginya muka air tanah, kejenuhan air, dan keterbatasan lahan pekarangan yang berdampak pada rendahnya produktivitas tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui penerapan inovasi budidaya tanaman organik dengan metode raised bed sebagai solusi adaptif dan berkelanjutan di lahan basah. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Sungai Andai menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan action research dengan melibatkan mitra secara aktif pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program meliputi pembuatan bedengan tinggi berbahan lokal, perbaikan media tanam menggunakan bahan organik, pengapuran tanah, serta pendampingan budidaya sayuran organik bernilai ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam pengelolaan lahan pekarangan, perbaikan aerasi dan drainase tanah, serta peningkatan produktivitas tanaman. Program ini turut mendukung ketahanan pangan rumah tangga, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pengembangan pertanian perkotaan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026